Saturday, October 13, 2007

Konvergensi Teknologi Informasi dan Telekomunikasi Melalui Layanan 3G

Internet kecepatan tinggi, cara akses yang mudah, dan mobilitas merupakan faktor-faktor yang menjadi keunggulan 3G dibandingkan layanan-layanan Internet lainnya. Layanan 3G memberikan kemampuan transfer data sampai dengan 2 Mbps untuk penggunaan diam, 384 Kbps pada saat mobilitas lambat sampai dengan 40 km/jam, dan 128 Kbps untuk mobilitas dengan kecepatan 150 km/jam pada saat berkendaraan. Bagi pengguna yang sering bepergian keluar kota atau lebih banyak menghabiskan waktu kerja diluar ruangan dengan bermodalkan laptop, data card, atau Smartphone/PDA 3G masih dapat melakukan berbagai aktifitas selagi masih dalam cakupan sinyal 3G.

Layanan 3G dapat diandalkan sebagai tulang punggung konvergensi teknologi informasi dan telekomunikasi. Perpaduan teknologi informasi, telekomunikasi, dan media, dalam hal ini 3G, akan menciptakan Masyarakat Informasi, dimana dalam kegiatan hidup sehari-hari sangat tergantung pada perpaduan tersebut.

Mobile Learning

Dengan jumlah penduduk dua ratus juta lebih, Indonesia sangat potensial sebagai suatu komunitas internet yang handal untuk mendukung berbagai bidang kehidupan, salah satunya adalah sektor pendidikan. Indonesia sudah banyak memiliki universitas, institut, sekolah tinggi, politeknik, ilmuwan, dosen, guru, pakar, dan praktisi. Melalui konsep mobile learning akan mempercepat proses mencerdaskan anak bangsa tanpa dibatasi oleh masalah batas geografis, sumber pustaka, mutu tenaga pengajar, sarana dan prasarana belajar. Karena dengan layanan 3G sebagai tulang punggungnya, siapa pun, kapan pun, dan dimana pun dapat langsung belajar dengan lembaga pendidikan, tenaga pengajar, ilmuwan, praktisi yang diinginkan melalui konsep mobile learning tersebut.

. Pada akhirnya tidak ada lagi perbedaan mutu pendidikan antara pedesaan dan perkotaan, daerah satu dengan daerah lainnya, dan pulau satu dengan pulau lainnya. Semua sudah disatukan dengan ketersediaan layanan mobile learning dan dari sisi biaya operasional pun akan jauh lebih murah dibandingkan dengan tanpa konsep mobile learning.

Mobile Services

Mobile services merupakan layanan publik yang disediakan oleh pemerintah secara mobile, seperti pembuatan Public Security and Traffic Control, yaitu sistem kamera pengawas di persimpangan jalan-jalan utama dan menyediakan sistem mobile untuk identifikasi cerdas kendaraan yang dicuri, serta komunikasi on-line yang mudah bagi penyandang tuli dan bisu via pesan teks

Bentuk apa pun layanan yang disediakan oleh pemerintah yang menggunakan teknologi informasi dan telekomunikasi, seperti informasi publik, pembuatan surat-surat, dan lainnya, masyarakat akan lebih mudah mengaksesnya dimana dan kapan saja melalui layanan 3G.

Mobile Living

Mobile living merupakan layanan untuk menjadikan cara hidup masyarakat lebih nyaman dan mudah, seperti Community Health Care, Mobile on-line game, IP TV, dan Mobile Commerce and Payment. Community Health Care dapat menjawab permasalahan jumlah dokter spesialis dan umum yang kurang atau tidak merata di Indonesia. Dengan kemampuan layanan 3G untuk menyampaikan suara, video, dan data dengan kecepatan tinggi, memudahkan seorang dokter spesialis mata misalnya yang berada di Jakarta memeriksa pasien mata yang berada di daerah pedesaan. Sehingga pasien bisa diperiksa jarak jauh tanpa harus mengeluarkan biaya yang besar untuk transportasi ke tempat dokter spesialis. Contoh lainnya seperti pengawasan bagi penduduk usia lanjut juga lebih mudah dengan adanya layanan 3G, tanpa harus ada perawat yang mengawasi di tempat tersebut.

Mobile on-line game dan IP TV merupakan salah satu sarana hiburan bagi masyarakat setelah melakukan kegiatan rutin melelahkan. Dengan bermodalkan perangkat handphone, smartphone, PDA, atau laptop, masyarakat dapat mengakses on-line game dan IP TV dimana dan kapan saja.

Mobile Commerce and Payment memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk melakukan pembayaran bisnis atau ritel tanpa harus pergi ke bank atau ATM, karena cukup mengakses situs WAP atau web dari perusahaan tersebut. Sehingga masyarakat ketika mau belanja sesuatu, membeli tiket pesawat, memesan makanan, membayar tagihan telepon dan listrik, cukup dilakukan melalui perangkat mobile tanpa ke tempatnya langsung.

Emansa Hasri Putra

Dosen Telekomunikasi

Politeknik Caltex Riau

emansa_hp@yahoo.com

0 Comments:

Post a Comment

<< Home